Mustiah Tech

iklan banner
BLANTERWISDOM101

Assembly: Mengenal Lebih dekat Autodesk Inventor

5/25/2018






Didalam mendesain sebuah mesin/produk yang terdiri dari berbagai macam Part kita akan membutuhkan Assembly sebagai tempat untuk merakit. Didalam Assembly kita akan dapat melakukan berbagai macam pekerjaan seperti melakukan modifikasi Part, simulasi fungsi dari alat tersebut sampai berbagai macam analisa lainnya yang akan mempermudah kita dalam mendesain.


Assembly sendiri terdiri dari Single Part dan Sub Assembly yang semuanya ada di dalam File Assembly. Perhatikan ilustrasi di bawah ini yang akan memberikan pengertian tentang Assembly.

 



Di dalam sebuah Assembly yang besar, yang terdiri banyak Part buatlah beberapa Assembly kecil atau Sub Assembly. Dengan Sub Assembly akan mempercepat proses modifikasi Part dan memudahkan dalam pencarian karena akan membentuk suatu kelompok-kelompok kecil. Selanjutnya kita akan memahami bagaimana marakit berbagai macam Part sehingga mejadi gambar Assembly.



ASSEMBLY


PLACE COMPONENT 

Place Component digunakan untuk memasukkan File komponen kedalam File Assembly. Kita dapat sekaligus memasukkan beberapa komponen ke dalam Assembly dengan menekan tombol Shift atau Ctrl.
  1. Siapkan File Part (.ipt) atau kita dapat mengambil salah satu File yang telah kita buat.
  2. Klik Place Component pada Assembly Toolbar kemudian akan keluar Dialog Box sbb : 
    • Klik pada Look in kemudian cari File yang akan dimasukkan kedalam Assembly.



     3. Kemudian klik Open, maka File yang kita pilih tadi akan masuk ke dalam Assembly. 

CREATE COMPONENT

Create Component digunakan untuk membuat komponen atau Part baru melalui Assembly tanpa melalui Menu File>New. Dengan Create Component kita akan lebih menghemat waktu dan lebih praktis.


  1. Buatlah Part seperti gambar di bawah ini, kemudian masukkan Part tadi kedalam Assembly. Setelah selesai kemudian simpan File Assembly tadi.

  2.  Klik Create Component pada Assembly Toolbar kemudian akan keluar Dialog Box sbb :


    • Ketik nama File pada kolom New Component Name
    • Pilih Template yang diinginkan pada kolom Template 
    • Tentukan tempat menimpan File pada kolom New File Location
    • Klik OK, lalu pilih Plane atau Face untuk Base Feature yaitu tempat untuk mememulai Sketch baru. Lanjutkan dengan membuat Sketch kemudian dari Sketch tadi buatlah Part yang diinginkan.
  3. Seteleh selesai membuat Part kemudian klik kanan pada bidang kerja dan klik Finish Edit maka Part baru tersebut akan muncul di Assembly. Pada Browser Bar juga ditandai munculnya identitas Part baru.


Demikian, semoga bermanfaat silahkan untuk dibagikan ataupun bila ada pertanyaan silahkan melalui komentar dibawah. Terimakasih





Share This :

1 komentar